Konversi Energi & Efisiensi Pembangkit Listrik
Modul Fisika SMA • Interaktif • Modern • Konseptual
1. Fakta & Data
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Tidak ada pembangkit listrik yang memiliki efisiensi 100%.
PLTA memiliki efisiensi tertinggi (≈ 80–90%).
PLTS memiliki efisiensi relatif rendah (≈ 15–25%).
2. Konsep
Konversi Energi
Konversi energi adalah proses perubahan satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya.
- PLTA: Energi potensial → kinetik → mekanik → listrik
- PLTU: Energi kimia → panas → mekanik → listrik
Efisiensi Energi
Efisiensi menyatakan perbandingan energi keluaran terhadap energi masukan.
η = (Energi Keluaran / Energi Masukan) × 100%
3. Contoh Soal & Pembahasan
Soal 1:
Sebuah pembangkit listrik menerima energi 5.000 J dan menghasilkan energi listrik 1.500 J. Hitung efisiensinya.
Sebuah pembangkit listrik menerima energi 5.000 J dan menghasilkan energi listrik 1.500 J. Hitung efisiensinya.
η = (1.500 / 5.000) × 100% = 30%
Soal 2:
Jelaskan perubahan energi yang terjadi pada PLTA.
Jelaskan perubahan energi yang terjadi pada PLTA.
Energi potensial air → energi kinetik → energi mekanik turbin → energi listrik.
Soal 3:
PLTU memiliki efisiensi 40%. Jika energi masuk 12.000 J, tentukan energi listrik yang dihasilkan.
PLTU memiliki efisiensi 40%. Jika energi masuk 12.000 J, tentukan energi listrik yang dihasilkan.
Energi keluaran = 0,4 × 12.000 = 4.800 J
4. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
Tujuan
- Memahami konversi energi pada pembangkit listrik
- Menghitung efisiensi energi dengan benar
- Menganalisis kehilangan energi
Kegiatan
- Identifikasi perubahan energi pada PLTA, PLTU, dan PLTS.
- Hitung efisiensi jika energi masuk 8.000 J dan energi keluar 2.000 J.
- Diskusikan faktor penyebab efisiensi rendah.
5. Metakognitif (Refleksi)
- Apa konsep paling mudah kamu pahami?
- Bagian mana yang paling menantang?
- Bagaimana strategi kamu menyelesaikan soal efisiensi?
- Bagaimana hubungan efisiensi dengan isu energi berkelanjutan?