Bagian 6: Contoh Soal TKA Fisika 2025: Gerak Melingkar Beraturan (GMB)

 


Simulasi Gerak Melingkar Beraturan - Analisis Lengkap
Fisika SMA - Kinematika Rotasi

Simulasi & Analisis Gerak Melingkar Beraturan

Interaksi dinamis dua benda dalam gerak melingkar beraturan dengan perbandingan besaran fisika yang komprehensif.

1 Simulasi Interaktif

Gunakan tombol di bawah untuk mengubah kondisi kecepatan sudut benda A dan amati perubahan besaran fisika pada kedua benda.

Benda A Benda B r = 4 m \(v_A = 12\) m/s \(a_{sA} = 36\) m/s² \(\omega_A = 3\) rad/s A r = 2 m \(v_B = 6\) m/s \(a_{sB} = 18\) m/s² \(\omega_B = 3\) rad/s B Sistem Benda A (r = 4 m) Sistem Benda B (r = 2 m)
Kecepatan Linear (v) Percepatan Sentripetal (a_s) Kecepatan Sudut (\(\omega\)) Lintasan & Radius
2 Soal Evaluasi

Analisis perubahan besaran fisika ketika kecepatan sudut benda A ditingkatkan.

Informasi Soal Apabila kecepatan sudut benda A (\(\omega_A\)) ditingkatkan dari 3 rad/s menjadi 6 rad/s, sementara kecepatan sudut benda B (\(\omega_B\)) tetap pada 3 rad/s, apa kemungkinan paling logis yang akan terjadi pada kedua benda? Diketahui jari-jari lintasan A adalah 4 meter dan B adalah 2 meter.
Pilihlah jawaban yang paling tepat berdasarkan analisis perubahan kondisi di atas:
3 Pembahasan Sistematis

Analisis lengkap setiap opsi jawaban dengan perhitungan matematis yang terstruktur.

Pembahasan & Analisis Setiap Opsi

Langkah 1: Menghitung Data Kondisi Akhir (\(\omega_A = 6\) rad/s, \(\omega_B = 3\) rad/s)

Rumus dasar Gerak Melingkar Beraturan yang digunakan:

\[v = \omega \cdot r \quad | \quad T = \frac{2\pi}{\omega} \quad | \quad a_s = \omega^2 \cdot r \quad | \quad F_s = m \cdot a_s\]
Besaran Benda A (\(r = 4\) m, \(\omega_A = 6\)) Benda B (\(r = 2\) m, \(\omega_B = 3\)) Perbandingan (A : B)
Kecepatan Linear (\(v\)) \(v_A = 6 \cdot 4 = 24\) m/s \(v_B = 3 \cdot 2 = 6\) m/s \(24 : 6 = 4 : 1\)
Periode (\(T\)) \(T_A = \frac{2\pi}{6} = \frac{\pi}{3}\) s \(T_B = \frac{2\pi}{3}\) s \(1 : 2\) (A lebih cepat)
Frekuensi (\(f\)) \(f_A = \frac{6}{2\pi} = \frac{3}{\pi}\) Hz \(f_B = \frac{3}{2\pi}\) Hz \(2 : 1\) (A dua kali B)
Percepatan Sentripetal (\(a_s\)) \(a_{sA} = 6^2 \cdot 4 = 144\) m/s² \(a_{sB} = 3^2 \cdot 2 = 18\) m/s² \(144 : 18 = 8 : 1\)
Gaya Sentripetal (\(F_s\)) massa = m \(F_{sA} = 144m\) N \(F_{sB} = 18m\) N \(144m : 18m = 8 : 1\)

Langkah 2: Visualisasi Perbandingan Nilai

Grafik perbandingan nilai besaran fisika antara benda A dan B setelah perubahan:

Benda A \(v = 12, a_s = 36\)
Benda B \(v = 6, a_s = 18\)

Skala: 1 unit = 6 m/s untuk v; 1 unit = 18 m/s² untuk a_s

Langkah 3: Analisis Setiap Opsi Jawaban

Opsi A: Kecepatan linear benda A menjadi empat kali kecepatan linear benda B.
Perbandingan \(v_A : v_B = 24 : 6 = 4 : 1\). Pernyataan benar, \(v_A\) adalah 4 kali \(v_B\).
Status: BENAR
Opsi B: Waktu tempuh satu putaran benda B menjadi empat kali waktu tempuh benda A.
\(T_B : T_A = \frac{2\pi}{3} : \frac{\pi}{3} = 2 : 1\). Benda B hanya 2 kali lebih lambat, bukan 4 kali.
Status: SALAH
Opsi C: Banyaknya rotasi per sekon benda A tetap lebih kecil dari benda B.
\(f_A : f_B = \frac{3}{\pi} : \frac{3}{2\pi} = 2 : 1\). Frekuensi A justru 2 kali lebih besar dari B.
Status: SALAH
Opsi D: Percepatan sentripetal benda A menjadi empat kali percepatan sentripetal benda B.
\(a_{sA} : a_{sB} = 144 : 18 = 8 : 1\). Percepatan sentripetal A adalah 8 kali B, bukan 4 kali.
Status: SALAH
Opsi E: Gaya sentripetal benda A dan B tetap sama jika massa kedua benda dijaga sama.
\(F_s = m \cdot a_s\). Karena \(m\) sama dan \(a_{sA} : a_{sB} = 8 : 1\), maka \(F_{sA} : F_{sB} = 8 : 1\). Tidak sama.
Status: SALAH

Kesimpulan Akhir

Berdasarkan perhitungan sistematis di atas, satu-satunya pernyataan yang paling logis dan sesuai dengan hasil perhitungan matematis adalah Opsi A. Ketika kecepatan sudut benda A ditingkatkan dari 3 rad/s menjadi 6 rad/s (2 kali lipat), kecepatan linear benda A menjadi 24 m/s yang merupakan tepat 4 kali kecepatan linear benda B (6 m/s).