Hipermetropi (Rabun Dekat)
Animasi interaktif dan evaluasi pemahaman tentang kondisi mata serta koreksinya dengan lensa cembung
Sinar Normal
Fokus Hipermetropi
Sinar Terkoreksi
Retina
Lensa
Tekan 1 2 3 untuk ganti mode | ← → untuk atur panjang mata
Mata Normal (Emetropia)
Pada mata normal (emetropia), panjang aksial dan daya refraksi lensa serta kornea sangat sesuai. Sinar cahaya paralel dari objek jauh berkumpul tepat pada retina, menghasilkan gambar yang tajam dan jelas pada semua jarak pandang.
- Titik Fokus: Pada retina
- Penglihatan: Jelas pada semua jarak
- Bentuk Mata: Panjang aksial normal (24 mm)
- Daya Lensa: Memadai (sekitar 60 D total)
- Koreksi yang Dibutuhkan: Tidak ada
24.0 mm
Panjang Mata
0 D
Daya Koreksi
Pada Retina
Posisi Fokus
20/20
Ketajaman Visual
Uji Pemahaman
| Elemen: | Gelombang |
| Subelemen: | Cahaya |
| Kompetensi: | Menganalisis keterkaitan sifat cahaya dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari serta penerapannya dalam cermin, lensa, dan alat optik. |
| Indikator: | Mengevaluasi strategi dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari menggunakan prinsip cermin, lensa, dan alat optik. |
Rina adalah pelajar SMA yang sering pusing dan mata lelah saat membaca atau menatap layar. Dokter mendiagnosis hipermetropi dengan titik dekat 50 cm (normal 25 cm). Dokter meresepkan kacamata. Namun Rina menunda membuat kacamata hingga kerepotan.
Bagaimana strategi yang tepat untuk dilakukan Rina?
Pilihlah Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap strategi, lalu klik Periksa Jawaban.
| Strategi | Tepat | Tidak Tepat |
|---|---|---|
| Membuat kacamata dengan kekuatan +2 dioptri. | ||
| Membaca dengan jarak lebih dari 50 cm. | ||
| Menggunakan kacamata temannya yang terbuat dari lensa cekung. |
0/3
0%
Semangat, coba lagi.
BELUM LULUS
BELUM LULUS
Kunci Jawaban & Pembahasan
- Strategi 1: TEPAT
Hipermetropi dikoreksi dengan lensa cembung (+). Perhitungan:
\[\frac{1}{f} = \frac{1}{25} + \frac{1}{-50} = \frac{1}{50} \implies f = 50 \text{ cm} \implies P = +2 \text{ D}\] - Strategi 2: TIDAK TEPAT
Membaca lebih jauh dari 50 cm membuat bayangan makin kabur, mata lelah, dan tidak menyelesaikan masalah akar hipermetropi. - Strategi 3: TIDAK TEPAT
Lensa cekung digunakan untuk koreksi miopi (rabun jauh), bukan hipermetropi. Menggunakan kacamata orang lain juga tidak sesuai kebutuhan.
Simulasi Pembentukan Bayangan pada Hipermetropi
Pilih Kondisi:
Mata Normal: Sinar difokuskan tepat di retina. Penglihatan jelas.