Bagian 17: Contoh Soal TKA Fisika 2025: Konsep-konsep Sifat Cahaya

Lab Virtual Hipermetropi - Simulasi Mata & Evaluasi Interaktif
LAB OPTIK VIRTUAL

Hipermetropi (Rabun Dekat)

Animasi interaktif dan evaluasi pemahaman tentang kondisi mata serta koreksinya dengan lensa cembung

0.82
Sinar Normal
Fokus Hipermetropi
Sinar Terkoreksi
Retina
Lensa
Tekan 1 2 3 untuk ganti mode | untuk atur panjang mata

Mata Normal (Emetropia)

Pada mata normal (emetropia), panjang aksial dan daya refraksi lensa serta kornea sangat sesuai. Sinar cahaya paralel dari objek jauh berkumpul tepat pada retina, menghasilkan gambar yang tajam dan jelas pada semua jarak pandang.

  • Titik Fokus: Pada retina
  • Penglihatan: Jelas pada semua jarak
  • Bentuk Mata: Panjang aksial normal (24 mm)
  • Daya Lensa: Memadai (sekitar 60 D total)
  • Koreksi yang Dibutuhkan: Tidak ada
24.0 mm
Panjang Mata
0 D
Daya Koreksi
Pada Retina
Posisi Fokus
20/20
Ketajaman Visual
Uji Pemahaman
Elemen:Gelombang
Subelemen:Cahaya
Kompetensi:Menganalisis keterkaitan sifat cahaya dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari serta penerapannya dalam cermin, lensa, dan alat optik.
Indikator:Mengevaluasi strategi dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari menggunakan prinsip cermin, lensa, dan alat optik.
25FISGELCHYF09SA-000000-0247 Pilihan Ganda Kompleks

Rina adalah pelajar SMA yang sering pusing dan mata lelah saat membaca atau menatap layar. Dokter mendiagnosis hipermetropi dengan titik dekat 50 cm (normal 25 cm). Dokter meresepkan kacamata. Namun Rina menunda membuat kacamata hingga kerepotan.

Bagaimana strategi yang tepat untuk dilakukan Rina?

Pilihlah Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap strategi, lalu klik Periksa Jawaban.

Strategi Tepat Tidak Tepat
Membuat kacamata dengan kekuatan +2 dioptri.
Membaca dengan jarak lebih dari 50 cm.
Menggunakan kacamata temannya yang terbuat dari lensa cekung.
0/3 0% Semangat, coba lagi.
BELUM LULUS

Kunci Jawaban & Pembahasan

  • Strategi 1: TEPAT
    Hipermetropi dikoreksi dengan lensa cembung (+). Perhitungan:
    \[\frac{1}{f} = \frac{1}{25} + \frac{1}{-50} = \frac{1}{50} \implies f = 50 \text{ cm} \implies P = +2 \text{ D}\]
  • Strategi 2: TIDAK TEPAT
    Membaca lebih jauh dari 50 cm membuat bayangan makin kabur, mata lelah, dan tidak menyelesaikan masalah akar hipermetropi.
  • Strategi 3: TIDAK TEPAT
    Lensa cekung digunakan untuk koreksi miopi (rabun jauh), bukan hipermetropi. Menggunakan kacamata orang lain juga tidak sesuai kebutuhan.

Simulasi Pembentukan Bayangan pada Hipermetropi

Pilih Kondisi:
Mata Normal: Sinar difokuskan tepat di retina. Penglihatan jelas.