Bagian 7: Contoh Soal TKA Fisika 2025: Kinematika (Gerak Lengkung)

 


Simulasi Gerak Parabola Bola Basket - Analisis Kinematika Realistis

Simulasi Gerak Parabola Bola Basket

Eksplorasi pengaruh kecepatan awal terhadap lintasan bola

Hierarki Indikator
Elemen:
Kinematika
Subelemen:
Gerak Lengkung
Kompetensi:
Mengaitkan hubungan antar variabel dalam gerak parabola dan gerak melingkar beraturan pada peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator:
Menganalisis keterkaitan beberapa besaran gerak parabola pada peristiwa sehari-hari. (7)
25FISKINGLKF03SA-000000-0520 Pilihan Ganda

Adrian dan Bisma merupakan tim olahraga basket di sekolahnya. Saat latihan basket, Adrian dan Bisma melakukan lemparan melompat (jump shot) dari titik yang sama 3 m dari ring basket. Keduanya melepaskan bola pada sudut 50° dari horizontal dan dari ketinggian 2 m. Tinggi ring basket adalah 3,05 m.

Laboratorium Gerak Parabola

Ubah nilai kecepatan awal atau sudut, kemudian amati lintasan.
Percobaan Adrian Parameter dapat diubah
m/s
7.5
°
50°
Menunggu simulasi
Percobaan Bisma Parameter dapat diubah
m/s
6.5
°
50°
Menunggu simulasi
Parameter Adrian Bisma Selisih
Catatan fisika: Posisi bola dihitung menggunakan persamaan gerak parabola: x = v₀ cos θ · t dan y = h₀ + v₀ sin θ · t − ½gt²
Dengan h₀ = 2 m, jarak ring = 3 m, tinggi ring = 3,05 m, dan g = 9,8 m/s². Karena lintasan visual dan posisi bola dihitung dari persamaan yang sama, perubahan kecepatan awal akan mengubah ketinggian bola ketika mencapai posisi ring.
Pertanyaan:
Pada percobaan kedua, Adrian tetap menembakkan bola dengan kecepatan 7,5 m·s−1, sedangkan Bisma menembakkan bola dengan menurunkan kecepatan menjadi 6,5 m·s−1 dengan sudut tetap.

Berdasarkan perubahan tersebut, kondisi apa yang akan terjadi pada hasil tembakan bola Bisma jika dibandingkan dengan bola Adrian?
Simulasi menggunakan model gerak parabola ideal tanpa hambatan udara. Nilai gravitasi bumi: g = 9,8 m/s².