🌌 Kuis Gaya Berat, Normal, Gesek & Tegangan Tali — 20 Soal PG Kompleks (A–D)
📋 Petunjuk Pengerjaan Kuis — 20 Soal Pilihan Ganda Kompleks (A–D)
- Waktu pengerjaan: 40 menit. Timer berjalan setelah Anda klik "▶️ Mulai Ujian".
- Setiap soal menampilkan empat pernyataan (A, B, C, dan D). Centang pernyataan yang menurut Anda benar, lalu klik "🔒 Kunci Jawaban".
- Setelah dikunci, jawaban tidak dapat diubah dan pembahasan akan langsung ditampilkan.
- Skor per soal: 5 poin jika semua centang tepat (sesuai kunci). Total maksimal 100.
- Soal-soal menekankan kesebandingan besaran fisika: jika suatu besaran diubah k kali, bagaimana besaran lain berubah.
- Gunakan Kalkulator Saintifik (tombol di kanan atas) bila perlu.
- ⚠️ Integritas: Sistem mencatat setiap kali Anda mencoba membuka halaman lain. Setiap percobaan akan mengurangi skor akhir sebesar 2 poin.
📋 Anda telah mengerjakan kuis ini sebanyak 0 kali di perangkat ini.
Soal Belum Tersedia
Silakan isi Nama dan Kelas Anda, lalu klik tombol "▶️ Mulai Ujian" untuk memulai timer dan menampilkan 20 soal.
📚 Pendahuluan: Gaya dan Hukum Newton
Gaya adalah dorongan atau tarikan yang menyebabkan benda mengalami perubahan gerak (percepatan) atau deformasi. Satuan SI gaya adalah newton (N). 1 N = 1 kg·m/s². Gaya merupakan besaran vektor, memiliki besar dan arah.
Hukum I Newton: Benda diam cenderung tetap diam, benda bergerak lurus beraturan cenderung tetap bergerak lurus beraturan jika resultan gaya nol (ΣF = 0). Hukum II Newton: ΣF = m·a, percepatan sebanding dengan resultan gaya dan berbanding terbalik dengan massa. Hukum III Newton: Gaya aksi-reaksi bekerja pada dua benda berbeda, sama besar, berlawanan arah.
Langkah analisis gaya: 1) Gambar diagram benda bebas. 2) Tentukan semua gaya. 3) Uraikan gaya ke komponen sumbu. 4) Terapkan ΣF = m·a. 5) Selesaikan persamaan.
🌀 1. Gaya Berat (w)
Gaya berat (w) adalah gaya gravitasi Bumi pada benda. Rumus: w = m·g. Arah selalu menuju pusat Bumi.
- Kesebandingan: w ∝ m, w ∝ g. Jika m dijadikan 2×, w menjadi 2× (g tetap). Jika g dijadikan ½×, w menjadi ½× (m tetap).
- Variasi g: g bergantung pada ketinggian dan lintang. g ∝ 1/r² dari pusat Bumi.
📡 2. Gaya Normal (N)
Gaya normal (N) adalah gaya reaksi permukaan, tegak lurus bidang sentuh.
- Bidang datar horizontal tanpa gaya vertikal lain: N = mg. N ∝ m, N ∝ g.
- Bidang miring: N = mg cos θ. N ∝ cos θ. Jika θ membesar, cos θ mengecil → N mengecil.
- Jika ada gaya tekan/tarik vertikal, N menyesuaikan.
🌎 3. Gaya Gesek Statis (fs)
Gaya gesek statis bekerja pada benda diam relatif terhadap permukaan. fs,max = μs·N.
- fs,max ∝ N, fs,max ∝ μs. Jika N dijadikan 2×, fs,max menjadi 2×.
- fs menyesuaikan dari 0 hingga fs,max melawan kecenderungan gerak.
⚡ 4. Gaya Gesek Kinetis (fk)
fk = μk·N, konstan selama N tetap, berlawanan arah gerak.
- fk ∝ N, fk ∝ μk. Tidak bergantung luas permukaan dan kecepatan (ideal).
- Jarak henti: s = v₀²/(2μkg). s ∝ v₀², s ∝ 1/μk.
🚀 5. Gaya Tegangan Tali (T)
Tegangan tali (T) diteruskan sepanjang tali tegang, menjauhi benda. Tali ideal: T sama di seluruh tali.
- Mesin Atwood: a = (m₂-m₁)g/(m₁+m₂), T = 2m₁m₂g/(m₁+m₂).
- Benda terhubung di bidang datar licin: a = F/(m₁+m₂), T = m_belakang·a.
- Kesebandingan: T bergantung pada massa, percepatan, dan konfigurasi sistem.